Menjelang anak mondok

Mereka anak-anakku, Dewi dan Saiv. 

Dewi sudah lebih dahulu berangkat ke pesantren, 5 tahun yang lalu tepatnya. Pesantren. Di tanah penuh barokah aku ikhlaskan dia untuk mencari ilmu dan tentunya mengharap syafaat dari para kyai dan guru. 

Bagaimanapun ikhlasnya pasti sebagai seorang ibu ada rasa berat berada jauh dari buah hatinya.  Tapi sungguh aku merasa begitu bahagia dan bangga melihat Putri kecilku menjadi santriwati. Kebahagiaan yang tidak dapat aku lukiskan dengan kata-kata. 

Setelah 5 tahun lalu kulepas anak sulungku untuk menimba ilmu dipesantren, kini tiba saatnya si bungsu Saiv yang akan kulepas juga untuk hidup di pesantren. Walau terasa berat tapi aku harus ikhlas. Tinggal hitungan hari. Esok lusa 29 juni 2022 dia akan menyusul kakaknya untuk hidup di pesantren .

Nak... Pesan bunda betahlah di pondok, disana ada kyai, bu nyai, ustad dan ustadzah yang ikhlas menyayangi dan akan selalu membimbingmu tanpa pamrih. Betahlah, ikhlaslah dan belajarlah. Semoga hidup kalian barokah, bahagia dan selamat dunia akhirat. 

Salam sayang buat kalian Dewi dan Saiv ku. 

Komentar